enfifirever

Jadi Saya Menyalakan Televisi, dan Saya Mulai Lelah

Posted on: November 20, 2013

Tulisan ini mungkin mengandung isi yang dapat menyindir suatu pihak , kebijakan pembaca disarankan.

Saya merasa miris dengan dunia pertelevisian Indonesia sekarang ini.
Saat saya masih kecil, saya suka menonton televisi. Entah bagaimana ada saja acara yang membuat saya tertarik untuk duduk manis didepan televisi.  Tapi sekarang, alasan saya menyalakan televisi adalah pertama, AV1 untuk tayangan tv berbayar, AV2 untuk bermain PlayStation.

Sekarang saya mengatakan semua itu bukannya tanpa alasan. Sekarang saya akan jujur dan mulai dengan tayangan yang paling saya tidak sukai, infotaiment. Kenapa ? Disamping ngomongin orang atau paling tidak memberi penonton ide siapa yang ingin diomongin,itu karena mereka ada dimana-mana. Ada suatu program lalu dilanjutkan LAGI dengan acara infotaiment lainnya. Perbedaannya ? nama tayangan dan presenternya. Dan

Selanjutnya adalah sinetron dan kerabatnya yang disebut FTV dan sebutan lainnya. Tentu, itu bisa bagus untuk hiburan setelah kegiatan kalian. Tapi kalau tayangan itu sudah membentuk pola pikir, disitulah kalian mulai melihat bahayanya. Para penonton di bangku sekolah melihat acara tersebut sebagai referensi bagaimana berpakaian di sekolah (yang mana bisa dibilang menyalahi aturan), bagaimana bersikap supaya bisa menjadi penguasa, dan yang terburuk, bagaimana cara dapat pacar.
Serius kalian cari pacar dengan cara nonton acara seperti itu ? Jadi coba katakan lagi siapa pacar anda ? Owh belum ? Tee-hee

Untuk acara hiburan, saya masih belum paham letak kelucuan dimana sebuah lawakan membawa-bawa kekurangan seseorang sebagai bahan tertawaan. Itu menyalahi aturan bung.
Dan entah kenapa selera komedi saya sekarang lebih ke barat.
Terakhir adalah sebuah acara musik…. dimana tidak murni menjadi acara musik, ada permainan dimana mereka mencoba menyayat hati kita dengan kisah menyedihkan pesertanya untuk mendapatkan uang, lawakan yang saling merendahkan dan penonton yang… unik.

Untuk sekarang itu saja bahasan kali ini, kita bahkan belum menyentuh permukaannya.

Jika kalian tidak bisa menahan itu semua saya memberi dua pilihan.
1. Segera daftarkan diri kalian untuk berlangganan tv kabel.
atau
2. Matikan televisi, keluar rumah, selesaikan pendidikan, dapatkan pekerjaan, nikahi cewek imut atau cowok keren. Jalani hidupmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: